Teknik Penanaman Buncis

Ada beberapa hal yang penting untuk diperhatikan dan dilakukan dalam menanam buncis. Untuk tipe buncis merambat, jarak lubang tanam sebaiknya 20 x 50 cm, 40 x 60 cm, 30 x 40 cm. Sedang untuk tipe tegak adalah 20 x 40 cm dan 30 x 60 cm.

Waktu tanam yang baik adalah awal musim kemarau atau awal musim penghujan. Tetapi tidak menutup kemungkinan untuk dilakukan sepanjang musim asal pasokan air memadai.

Sebelum ditanam, benih buncis direndam terlebih dulu POC NASA dengan dosis 2 tutup/liter selama setengah jam, kemudian ditiriskan. Setelah itu, masukan benih ke dalam lubang tanam sebanyak 2 biji, tutup dengan tanah tipis dan abu dapur.

Dalam waktu 3-5 hari benih buncis sudah tumbuh. Benih yang tidak tumbuh ganti (disulam) dengan yang baru. Penyulaman sebaiknya dilakukan pada saat umur buncis tidak lebih dari 15 hari setelah tanam.

Caranya sama seperti menyulam tanaman kacang panjang. Penyulaman dilakukan apabila yang perlu disulam sekitar 10-25 %. Namun apabila sudah mencapai 40-50 % maka tanaman perlu diganti seluruhnya.

Penyiangan
Penyiangan dilakukan pada waktu tanaman berumur 2-3 minggu setelah tanam, tergantung pertumbuhan rumput di kebun. Penyiangan dengan cara mencabut rumput liar/membersihkan dengan alat kored.

Pengguludan
Pengguludan adalah membuat tanaman itu sedikit ditinggikan dari tanah dasarnya. Peninggian guludan dapat dilakukan pada saat tanaman berumur kurang lebih 20 dan 40 hari yana sebaiknya dilakukan pada saat musim hujan. Tujuan dari pengguludan adalah utnuk memperbanyak akar, menguatkan tumbuhnya, dan memelihara struktur tanah.

Pemasangan Ajir Pelaksanaan pemasangan turus dapat dilakukan bersamaan dengan peninggian guludan yang pertama. Untuk tanaman buncis yang merupakan tipe tanaman merambat maka perlu diberikan turus atau rambatan supaya pertumbuhan lebih baik. Biasanya turus atau lanjaran dibuat dari bambu dengan ukuran panjang 2 m dan lebar 4 cm. Turus tersebut ditancapkan di dekat tanaman. Setiap dua batang turus yang berhadapan diikat menjadi satu pada bagian ujungnya, sehingga akan tampak lebih kokoh.

Pemangkasan / Perempelan Pemangkasan dimaksudkan untuk memperbanyak ranting sehingga akan diperoleh buah yang banyak. Pemangkasan dilakukan bila tanaman berumur 2 minggu dan 5 minggu. Pemangkasan jug dimaksudkan utuk mengurangi kelembaban di dalam tanaman sehingga dapat menghambat perkembangan hama penyakit. Dan pucuk-pucuk tanaman yang baru dipangkas juga dapat digunakan sebagai sayuran.

Popular Posts

Labels

Semangka Artikel Hama Cabai Manggis Sawi budidaya manggis Intermezo Jamur Mangga Pupuk budidaya sawi Durian Rambutan Tomat Berita Budidaya Buah Naga Budidaya Melon Jurnal Kangkung Kelengkeng Terong Ungu budidaya kelengkeng Agar Tiram Putih Tumbuh Berkali-kali Asal Usul Cabai Asal Usul Rambutan Ayo Menanam Durian Bahaya Kompaksi Tanah untuk Pertanian Bayam Budidaya Bayam Cabut Budidaya Jamur Tiram Putih Budidaya Kangkung Darat Semi Organik Budidaya Kopi Arabika Budidaya Mangga Budidaya Terong Ungu Budidaya Tomat Cara Membasmi Hama Kutu Putih Cara Membuat Bakteri Pemacu Pertumbuhan (PGPR) Cara Membuat Pupuk Kompos Cara Memilih Durian Cara Menyiapkan Benih Cabai Cara Menyiapkan Lahan Cabai Cara Menyiapkan Lahan untuk Tomat Cara Pengendalian Ulat Bulu Dionaea Muscipula Hama dan Penyakit Cabai Hama dan Penyakit Penting Tanaman Mangga Jenis-Jenis Durian Kopi Lokasi yang Pas untuk Budidaya Manggis Lomba Karya Tulis dan Karya Inovasi Pertanian Remaja Tingkat Nasional 2011 Memelihara Rambutan Memelihara Tomat Memilih Bibit Semangka Mengendalikan Serangan Tikus Menyelamatkan Perkakoan Nasional Menyemai Benih Semangka Naga Obat Padi Organik Tahan Gempa Pembibitan Mangga Pembibitan Terong Ungu Penyediaan Bahan Tanam Kakao Menggunakan Teknologi Somatic Embryogenesis Pohon Darah Naga Privacy Policy Rambutan Binjai Seledri Tenik Menanam Semangka Welwitschia Mirabilis budidaya seledri membuat kompos jerami sendiri mengolah lahan untuk tanaman sawi pembenihan sawi pembibitan dan penanaman sawi pemeliharaan sawi

Didukung Oleh