Penyiraman dan Pemupukan Lanjutan Semangka

Penyiraman 
Semangka perlu dilakukan dengan rutin. Semangka yang ditanam di lahan pesawahan biasanya dialiri air hingga bedengan terendam. Sementara itu, semangka yang ditanam di lahan tegalan dapat disiram menggunakan ember atau selang. 

Pemupukan Susulan
Pemupukan susulan dilakukan untuk mendukung masa pembentukan bunga semangka, buah semangka, dan masa pembesaran buah semangka. Pupuk yang diberikan bisa berupa pupuk akar atau pupuk daun yang banyak mengandung unsur hara mikro. 

 a. Pupuk akar 
Pemupukan susulan pertama pada umur 30 hari setelah tanam (HST), dan yang kedua pada umur 45 HST. Pupuk yang diberikan berupa 2 kg NPK 15:15:15 dan 1 kg KNO3 dalam 200 liter air. 

b. Pupuk daun 
Pemupukan pada daun dimaksudkan untuk menyuplai unsur hara mikro yang tidak dapat diserap akar. Pupuk daun yang dapat diberikan anatara lain Gandasil, Growmore, dan Multimicro yang bisa ditambahkan ZPT atonik. Bagian daun yang disemprot adalah seluruh permukaan daun. Untuk mengatasi terhambatnya resapan pupuk akibat permukaan daun semangka dapat digunakan perekat, seperti Citowett.